Sukhoi TNI AU Keluar Landasan di Sultan Hasanuddin, Kepulan Asap Sempat Bikin Warga Panik

Sukhoi TNI AU Keluar Landasan di Sultan Hasanuddin, Kepulan Asap Sempat Bikin Warga Panik

tribungroup.net – Warga di sekitar Bandara Internasional Sultan Hasanuddin dikejutkan oleh insiden pesawat tempur Sukhoi.

Jet tempur milik TNI Angkatan Udara tersebut mengalami overrun di area landasan.

Peristiwa itu terjadi pada Senin, 24 Agustus 2026.

Lokasi kejadian berada di runway 13 Bandara Sultan Hasanuddin.

Bandara tersebut berada di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.

Posisi pesawat yang keluar dari landasan terlihat dari Jalan Poros Makassar-Maros.

Kondisi tersebut kemudian menarik perhatian pengguna jalan.

Kepulan asap juga terlihat di sekitar area pesawat.

Situasi itu sempat membuat warga khawatir.

Namun, TNI AU memastikan pesawat dan seluruh awak dalam kondisi aman.

Pesawat Sukhoi Mengalami Overrun di Runway 13

Insiden Terjadi Saat Rangkaian Test Flight

Pesawat yang mengalami insiden merupakan Sukhoi Su-30 MK2.

Pesawat tersebut sedang menjalani rangkaian uji terbang.

Uji terbang dilakukan setelah pesawat menyelesaikan overhaul.

Overhaul merupakan proses pemeliharaan tingkat berat pada pesawat.

Dalam rangkaian tersebut, pesawat menjalani beberapa tahapan pemeriksaan.

Salah satunya adalah simulasi lepas landas.

Pada tahap tersebut, pesawat melakukan pengereman setelah simulasi take off.

Namun, sistem pengereman tidak bekerja secara maksimal.

Kondisi itu membuat pesawat keluar dari batas ujung landasan.

TNI AU menyebut pesawat bergerak sekitar 30 meter melewati ujung runway.

Peristiwa tersebut kemudian dikategorikan sebagai overrun.

Keterangan itu disampaikan Kepala Dinas Penerangan TNI AU.

Marsma TNI I Nyoman Suadnyana memastikan seluruh awak berada dalam kondisi aman.

Kepulan Asap Sempat Menghebohkan Warga

Pesawat Terlihat dari Jalan Poros Makassar-Maros

Insiden Sukhoi dengan cepat menarik perhatian masyarakat.

Posisi pesawat terlihat jelas dari jalan yang berada di sekitar bandara.

Beberapa pengendara bahkan berhenti untuk melihat situasi.

Video mengenai kejadian tersebut kemudian beredar melalui media sosial.

Dalam rekaman yang beredar, pesawat terlihat berada di area rerumputan.

Kepulan asap juga tampak muncul di sekitar lokasi.

Situasi tersebut membuat sebagian masyarakat menduga terjadi kecelakaan besar.

Namun, kondisi sebenarnya tidak menunjukkan adanya korban dari awak pesawat.

Petugas juga segera mengamankan area sekitar lokasi kejadian.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat.

Petugas pemadam kebakaran turut berada di sekitar lokasi.

Percikan api yang sempat muncul di area rerumputan kemudian ditangani.

Berita Lain  Bupati Muara Enim Jadi Sorotan Setelah OTT KPK, Ini Kronologi dan Dampaknya

Karena itu, situasi dapat dikendalikan dengan cepat.

TNI AU Pastikan Seluruh Awak Pesawat Selamat

Tidak Ada Laporan Korban dalam Insiden

Kabar mengenai keselamatan awak menjadi perhatian utama.

TNI AU memastikan seluruh awak pesawat berada dalam kondisi aman.

Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dari insiden tersebut.

Pesawat juga tidak mengalami kecelakaan yang menimbulkan korban di sekitar lokasi.

Meski demikian, pemeriksaan terhadap pesawat tetap dilakukan.

Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui kondisi teknis pesawat.

Pesawat kemudian ditarik menuju hanggar perawatan.

Proses tersebut dilakukan setelah area sekitar dinyatakan aman.

TNI AU juga menyiapkan pemeriksaan lanjutan terhadap sistem pesawat.

Hasil pemeriksaan akan menjadi bagian dari evaluasi sebelum penerbangan berikutnya.

Langkah tersebut penting untuk memastikan keselamatan penerbangan.

Terlebih, pesawat baru saja menyelesaikan pemeliharaan tingkat berat.

Masalah Pengereman Menjadi Faktor Utama

Sistem Tidak Bekerja Secara Maksimal

Keterangan resmi TNI AU memberikan gambaran mengenai kronologi insiden.

Pesawat sedang melakukan simulasi take off.

Setelah itu, pilot melakukan pengereman sesuai tahapan pengujian.

Namun, sistem pengereman mengalami kendala teknis.

Sistem tersebut tidak bekerja secara maksimal.

Akibatnya, pesawat tidak berhenti sesuai batas landasan.

Jet kemudian keluar sekitar 30 meter dari ujung runway.

Pesawat akhirnya berhenti di area luar landasan.

Keterangan tersebut sekaligus menjawab spekulasi yang beredar di media sosial.

Sebelumnya, sejumlah video membuat masyarakat menduga pesawat mengalami kecelakaan berat.

TNI AU kemudian memberikan penjelasan mengenai kondisi sebenarnya.

Pihak militer juga memastikan penyebab teknis masih menjadi bagian pemeriksaan.

Karena itu, masyarakat diminta tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Operasional Bandara Tetap Berjalan

Penerbangan Sipil Tidak Mengalami Gangguan Besar

Insiden terjadi di salah satu landasan Bandara Sultan Hasanuddin.

Meski demikian, penerbangan sipil tetap dapat berjalan.

Manajemen bandara mengalihkan operasional ke runway lainnya.

Penerbangan menggunakan runway 03-21 selama penanganan berlangsung.

Langkah tersebut dilakukan untuk menjaga kelancaran penerbangan reguler.

Dengan begitu, insiden pesawat militer tidak menghentikan seluruh aktivitas bandara.

Petugas juga melakukan koordinasi dengan berbagai pihak.

Proses evakuasi dilakukan secara hati-hati.

Pesawat harus dipindahkan dari area yang berpotensi mengganggu operasional.

Berita Lain  KPK Tahan Eks Kakanwil Pajak Muhammad Haniv dalam Kasus Dugaan Gratifikasi Rp20,7 Miliar

Manajemen Bandara Sultan Hasanuddin kemudian memastikan kondisi kembali normal.

Seluruh runway dapat digunakan setelah proses penanganan selesai.

Evakuasi Pesawat Dilakukan Petugas Gabungan

Sukhoi Dipindahkan ke Area Perawatan

Setelah insiden, petugas gabungan langsung bergerak.

Personel TNI AU melakukan pengamanan di sekitar pesawat.

Petugas bandara juga membantu mengendalikan kondisi lapangan.

Pemadam kebakaran disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya api.

Setelah situasi aman, proses evakuasi mulai dilakukan.

Pesawat kemudian ditarik menuju hanggar.

Langkah tersebut memungkinkan pemeriksaan dilakukan secara lebih menyeluruh.

Pemeriksaan juga dapat membantu menemukan sumber masalah pengereman.

Hasil evaluasi nantinya menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya.

TNI AU menyatakan pesawat akan menjalani persiapan sebelum melakukan test flight berikutnya.

Sehari Kemudian Pesawat Cassa Juga Tergelincir

Dua Insiden Terjadi Berurutan

Perhatian publik kembali tertuju ke Bandara Sultan Hasanuddin sehari setelah insiden Sukhoi.

Pesawat jenis Cassa milik TNI Angkatan Laut juga mengalami insiden tergelincir.

Pesawat tersebut tergelincir di runway 03-21.

Kejadian itu membuat petugas kembali melakukan proses evakuasi.

Namun, operasional penerbangan sipil tetap dapat berlangsung.

Bandara menggunakan runway lainnya selama proses penanganan.

Pesawat Cassa kemudian berhasil dipindahkan ke lokasi aman.

Proses evakuasi selesai sekitar pukul 15.15 WITA.

Setelah itu, seluruh landasan kembali dapat digunakan.

Manajemen bandara memastikan arus penerbangan kembali normal.

Keselamatan Penerbangan Menjadi Perhatian

Insiden Sukhoi di Bandara Sultan Hasanuddin menjadi perhatian masyarakat.

Pesawat keluar dari landasan setelah mengalami kendala pada sistem pengereman.

Namun, seluruh awak dipastikan selamat.

Tidak ada laporan korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Petugas juga bergerak cepat untuk mengamankan lokasi.

Penerbangan sipil tetap berjalan menggunakan landasan alternatif.

Setelah pesawat dievakuasi, aktivitas bandara kembali normal.

TNI AU kini melakukan pemeriksaan terhadap Sukhoi Su-30 MK2 tersebut.

Evaluasi menjadi langkah penting sebelum pesawat kembali melakukan uji terbang.

Di sisi lain, masyarakat di sekitar bandara diharapkan tidak menyebarkan informasi yang belum terkonfirmasi.

Kepanikan dapat dihindari apabila informasi disampaikan berdasarkan keterangan resmi.

Dengan pemeriksaan menyeluruh, penyebab teknis dapat diketahui secara lebih jelas.

Keselamatan awak dan masyarakat tetap menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan penerbangan militer maupun sipil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *