Update Harga Dollar Hari Ini: Rupiah Perkasa di Tengah Dinamika Global

Update Harga Dollar Hari Ini: Rupiah Perkasa di Tengah Dinamika Global

Pernahkah Anda mengecek harga dollar terhadap rupiah pagi ini dan merasa bingung dengan pergerakannya yang naik turun? Sebagai mata uang yang paling berpengaruh di dunia, nilai tukar dollar AS memang selalu menarik perhatian, terutama bagi Anda yang memiliki kebutuhan transaksi internasional, berinvestasi, atau sekadar ingin tahu kondisi ekonomi terkini. Memahami fluktuasi ini penting agar Anda tidak salah langkah dalam mengambil keputusan finansial.

Hari ini, Kamis 26 Februari 2026, rupiah menunjukkan performa yang cukup menggembirakan. Berdasarkan data terkini, harga dollar terhadap rupiah di pasar spot tercatat menguat ke level Rp16.749. Angka ini turun 0,30% dibandingkan penutupan kemarin yang berada di posisi Rp16.800 . Penguatan ini bahkan sempat menyentuh level Rp16.720 pada pembukaan perdagangan pagi .

Faktor Pendorong Penguatan Rupiah Hari Ini

Pelemahan Indeks Dolar AS di Pasar Global

Salah satu penyebab utama turunnya harga dollar adalah melemahnya indeks dolar AS (DXY) di pasar global. Pada pukul 09.00 WIB tadi, DXY terpantau melemah 0,19% ke level 97,512 . Pelemahan ini memperpanjang tren koreksi dolar setelah perdagangan kemarin ditutup turun 0,15%.

Lukman Leong, Chief Analyst Doo Financial Futures, menjelaskan bahwa pidato Presiden AS Donald Trump yang menyatakan tidak akan ada perubahan signifikan pada kebijakan tarifnya ikut menekan harga dollar . Pasar merespons pernyataan ini dengan melakukan aksi jual pada aset berdenominasi greenback.

Minat Investor terhadap Obligasi Pemerintah Indonesia

Faktor domestik juga berperan besar dalam menekan harga dollar hari ini. Analis Bank Woori Saudara, Rully Nova, mengungkapkan bahwa minat pelaku pasar terhadap obligasi pemerintah Indonesia masih sangat tinggi karena imbal hasil yang kompetitif .

Buktinya, global bond euro pemerintah Indonesia mengalami kelebihan permintaan hingga 3,4 kali. Total permintaan mencapai 9,2 miliar euro dari penawaran hanya 2,7 miliar euro . Artinya, kepercayaan investor asing terhadap ekonomi kita sedang berada di level yang sangat positif.

Sentimen Tarif AS dan Respons Pemerintah

Kebijakan tarif AS yang baru juga memengaruhi pergerakan harga dollar. Pemerintahan Trump mulai menerapkan tarif impor global sementara sebesar 10%, dengan rencana peningkatan hingga 15% . Menariknya, kebijakan ini justru diprediksi akan menurunkan ketergantungan terhadap dollar AS dalam jangka pendek.

Rully Nova menambahkan, perang tarif diperkirakan akan mengurangi volume perdagangan dengan AS. Akibatnya, kebutuhan dollar, baik untuk ekspor-impor maupun cadangan devisa, akan turun . Ini menjadi angin segar bagi penguatan rupiah.

Berita Lain  Direktur PT Mount Dreams Ditangkap karena Manipulasi Pajak

Dari sisi respons kebijakan, Presiden Prabowo Subianto langsung meminta jajarannya mengkaji seluruh potensi risiko pasca-keputusan MA AS tersebut. Pemerintah memastikan perjanjian dagang Indonesia-AS tetap berjalan sesuai mekanisme yang telah disepakati .

Berdasarkan data Bloomberg, rupiah menguat di level Rp16.749 per dollar AS pada pukul 09.15 WIB . Sementara itu, mengutip Refinitiv, penguatan sempat mencapai 0,36% ke posisi Rp16.720 . Pada penutupan perdagangan, rupiah berhasil mempertahankan penguatannya di level Rp16.759 per dollar AS .

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia juga mengkonfirmasi penguatan ini dengan menempatkan rupiah di posisi Rp16.758 per dollar AS, menguat dari posisi sebelumnya Rp16.813 .

Prospek dan Prediksi Harga Dollar ke Depan

Sentimen Geopolitik AS-Iran

Pengamat pasar uang Ibrahim Assuaibi menilai, pasar saat ini sedang mencermati perkembangan diplomatik antara AS dan Iran di Jenewa terkait negosiasi program nuklir Teheran . Utusan khusus AS Steve Witkoff dan Jared Kushner dijadwalkan bertemu dengan pejabat Iran untuk membahas kemungkinan kesepakatan.

Lukman Leong menambahkan, pergerakan rupiah ke depan akan sangat bergantung pada hasil perundingan AS-Iran. Minimnya rilis data ekonomi penting dalam waktu dekat membuat faktor geopolitik ini menjadi penentu utama .

Ekspektasi Suku Bunga The Fed

Dari kebijakan moneter, peluang pemangkasan suku bunga The Fed pada pertemuan Maret mendatang relatif kecil, sekitar 2% . Presiden Federal Reserve Boston, Susan Collins, menyatakan suku bunga kemungkinan akan tetap tidak berubah untuk beberapa waktu karena perbaikan pasar tenaga kerja dan risiko inflasi yang masih ada .

Ketua Federal Reserve Chicago, Austin Goolsbee, juga menolak ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter. Alasannya, inflasi masih di atas mandat 2% The Fed . Kondisi ini membatasi ruang penguatan lebih lanjut mata uang emerging market termasuk rupiah.

Proyeksi untuk Besok

Ibrahim Assuaibi memproyeksikan, untuk perdagangan besok Jumat (27/2/2026), rupiah diperkirakan akan bergerak fluktuatif namun berpotensi ditutup melemah di kisaran Rp16.750-Rp16.780 per dollar AS .

Sementara Lukman Leong memperkirakan rentang yang sedikit lebih lebar, yakni Rp16.700-Rp16.850 per dollar AS. Ia menekankan bahwa faktor eksternal masih akan mendominasi pergerakan rupiah .

Dampak Fluktuasi Harga Dollar bagi Masyarakat

Perubahan harga dollar bukan sekadar angka di layar monitor. Fluktuasi ini berdampak nyata pada kehidupan sehari-hari. Saat harga dollar turun seperti hari ini, beberapa sektor merasakan manfaatnya.

Berita Lain  Sekarang Kemnaker Larang Syarat Diskriminatif dalam Rekrutmen Kerja!

Bagi Anda yang sering berbelanja produk impor atau langganan layanan digital internasional, penguatan rupiah berarti beban biaya yang lebih ringan. Barang-barang dengan bahan baku impor juga berpotensi turun harga jika penguatan berlangsung konsisten.

Sebaliknya, bagi eksportir, pelemahan dollar bisa sedikit menekan margin keuntungan. Namun secara umum, stabilitas nilai tukar lebih penting daripada sekadar kuat atau lemahnya rupiah.

Bank Indonesia terus memantau ketat stabilitas rupiah. Meski tekanan eksternal dari global tetap dominan, fundamental ekonomi kita masih cukup solid dengan pertumbuhan diproyeksikan bertahan di kisaran 5% . Peringkat Baa2 dari Moody’s untuk obligasi pemerintah juga menegaskan kepercayaan investor terhadap prospek ekonomi Indonesia .

Tips Menghadapi Fluktuasi Nilai Tukar

Menghadapi fluktuasi harga dollar yang dinamis, ada beberapa langkah bijak yang bisa Anda lakukan:

Pertama, pantau pergerakan secara rutin melalui sumber terpercaya seperti situs Bank Indonesia atau portal berita keuangan. Kedua, jika memiliki kebutuhan transaksi dalam dollar, manfaatkan momen penguatan rupiah untuk melakukan pembelian valuta asing.

Ketiga, diversifikasi aset jangan hanya terpaku pada satu mata uang. Kombinasi rupiah, dollar, atau aset lain bisa melindungi nilai kekayaan Anda dari gejolak nilai tukar. Keempat, pahami bahwa fluktuasi adalah hal wajar dalam pasar keuangan. Yang terpenting adalah kemampuan kita merespons dengan bijak, bukan panik setiap kali harga bergerak.

Kesimpulan

Hari ini, harga dollar terhadap rupiah menunjukkan tren penurunan dengan penguatan rupiah ke level Rp16.759. Kombinasi faktor eksternal seperti pelemahan indeks dolar dan negosiasi AS-Iran, serta faktor internal berupa tingginya minat investor pada obligasi pemerintah, menjadi pendorong utama.

Untuk perdagangan besok, para analis memperkirakan rupiah akan bergerak fluktuatif dengan potensi pelemahan terbatas di kisaran Rp16.750-Rp16.850 per dollar AS. Sentimen geopolitik dan kebijakan tarif AS masih akan menjadi penentu utama.

Dengan memahami dinamika ini, Anda bisa mengambil keputusan finansial yang lebih tepat. Entah itu untuk kebutuhan bisnis, investasi, atau sekadar perencanaan keuangan pribadi. Yang jelas, memantau harga dollar sekarang bukan lagi sekadar kebutuhan, tapi sudah menjadi bagian dari literasi keuangan modern.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *