Tambah Daftar Pemain Indonesia di Luar Negeri, Yohanes Kandaimu Resmi Berlabuh ke Kelantan

Tambah Daftar Pemain Indonesia di Luar Negeri, Yohanes Kandaimu Resmi Berlabuh ke Kelantan

TRIBUN GROUP – Satu lagi pemain Indonesia memutuskan untuk mengadu nasib di kancah sepak bola Malaysia. Adalah Yohanes Kandaimu, bek jangkung asal Papua, yang resmi bergabung dengan Kelantan TRW untuk berlaga di Liga Super Malaysia musim 2025/2026. Kepindahan ini menambah daftar pemain Indonesia yang berkarier di luar negeri, setelah sebelumnya Ramadhan Sananta lebih dulu membela DPMM FC di kompetisi yang sama .

Pemain berusia 30 tahun itu direkrut Kelantan TRW pada awal Februari 2026. Ia didatangkan dari Persipal Palu FC, kontestan Championship atau kasta kedua Liga Indonesia. Menariknya, Yohanes hanya sempat membela Persipal sekali sebelum akhirnya memutuskan menerima tawaran dari klub berjuluk The Red Warriors tersebut .

Debut Manis di MFL Challenge Cup

Setelah resmi berseragam Kelantan TRW, Yohanes langsung mendapatkan kepercayaan tampil di ajang MFL Challenge Cup. Ia diturunkan dalam babak perempat final yang mempertemukan Kelantan TRW kontra Immigration FC dalam dua leg .

Pada leg pertama, Yohanes bermain selama 45 menit dan berkontribusi membawa timnya menang tipis 2-1 atas Immigration FC. Di leg kedua, pelatih kembali mempercayakannya tampil penuh selama 90 menit. Hasilnya, Kelantan TRW kembali meraih kemenangan dengan skor identik 2-1. Dengan kemenangan agregat 4-2, Kelantan TRW pun melaju ke babak berikutnya .

Penampilan solid Yohanes di lini belakang menjadi angin segar bagi Kelantan yang memang tengah berbenah. Musim ini, produktivitas gol Kelantan terbilang masih rendah dengan 14 gol, sementara lini pertahanan sudah kebobolan 31 kali. Situasi inilah yang membuat klub sangat membutuhkan tambahan kekuatan di sektor belakang .

Profil dan Postur Ideal Seorang Bek

Yohanes Kandaimu lahir di Kabupaten Mappi, Papua, pada 12 Agustus 1995. Kini di usia 30 tahun, ia berada dalam masa puncak karier sebagai pemain belakang. Posturnya yang mencapai 189 sentimeter menjadi modal berharga, terutama dalam duel-duel udara dan situasi bola mati yang kerap menjadi ancaman di sepak bola modern .

Sebagai pemain bertubuh jangkung, Yohanes dikenal memiliki keunggulan dalam membaca permainan dan memenangkan bola atas. Karakteristik ini sangat cocok dengan kebutuhan Kelantan yang tengah berupaya memperbaiki performa lini belakangnya yang cukup rapuh sepanjang musim .

Berita Lain  The Blues dan Red Devils Mulai Nego Soal Alejandro Garnacho

Perjalanan Karier Panjang di Dalam Negeri

Sebelum mencoba peruntungan di Malaysia, Yohanes telah malang melintang di berbagai klub Tanah Air. Karier profesionalnya dimulai dari PS Cigombong Putra di level junior, sebelum akhirnya menembus tim senior bersama Persimap Mappi pada 2017 .

Sepanjang kariernya, palang pintu kelahiran Papua ini pernah memperkuat sejumlah klub, di antaranya PSG Pati, PSBS Biak, Persita Tangerang, Persebaya Surabaya, PSPS Riau, Persiku Kudus, dan terakhir Persipal Palu .

Berdasarkan data Transfermarkt, Yohanes mencatatkan 31 penampilan di kompetisi kasta teratas Liga Indonesia alias Super League. Pengalaman itu ia dapatkan saat membela Persita Tangerang, Persebaya Surabaya, dan PSBS Biak. Sementara di Championship atau kasta kedua, ia tampil sebanyak 19 kali bersama PSBS Biak, Persiku Kudus, dan Persipal Palu .

Bersama Persebaya Surabaya di musim 2023/2024, Yohanes tercatat tampil dalam beberapa pertandingan Liga 1, termasuk saat menghadapi tim-tim besar seperti Madura United, Arema FC, dan Persib Bandung. Meski lebih sering menjadi pemain pengganti, pengalamannya berlaga di level tertinggi sepak bola Indonesia menjadi bekal berharga .

Pemain Kedua Indonesia di Liga Super Malaysia

Yohanes Kandaimu tercatat sebagai pemain Indonesia kedua yang berkiprah di Liga Super Malaysia pada musim ini. Sebelumnya, Ramadhan Sananta lebih dulu bergabung dengan DPMM FC, klub asal Brunei yang bermain di kompetisi Malaysia. Sananta sendiri merupakan penyerang andalan Timnas Indonesia yang kini tengah mengembangkan karier di luar negeri .

Kehadiran dua pemain Indonesia di Liga Super Malaysia menunjukkan bahwa kualitas pemain Tanah Air mulai dilirik oleh kompetisi tetangga. Terlebih dengan regulasi pemain ASEAN yang diterapkan di beberapa kompetisi Asia Tenggara, peluang pemain Indonesia untuk berkarier di luar negeri semakin terbuka lebar.

Belum Pernah Membela Timnas

Menariknya, meski telah memiliki pengalaman panjang di kompetisi dalam negeri dan kini mulai berkarier di luar negeri, Yohanes Kandaimu belum pernah sekalipun membela Timnas Indonesia di berbagai level usia. Padahal, dengan postur ideal dan pengalamannya, ia sebenarnya memiliki potensi untuk memperkuat lini belakang tim Garuda .

Berita Lain  PSIM Terimbas Ketidakpastian Venue Laga Kontra Persik Kediri

Namun, kepindahannya ke Liga Super Malaysia bisa menjadi pintu masuk untuk menarik perhatian pelatih tim nasional. Sebab, pengalaman bermain di kompetisi asing kerap menjadi nilai tambah tersendiri bagi seorang pemain. Dengan penampilan konsisten bersama Kelantan TRW, bukan tidak mungkin Yohanes akan dilirik untuk memperkuat skuad Garuda di masa mendatang.

Kebutuhan Lini Belakang Kelantan

Keputusan Kelantan TRW merekrut Yohanes Kandaimu bukan tanpa alasan. Dari total 16 pertandingan yang telah dijalani di Liga Super Malaysia musim 2025/2026, Kelantan berada di peringkat ke-10 klasemen sementara. Mereka mencatatkan empat kemenangan, tiga hasil imbang, dan sembilan kekalahan .

Statistik kebobolan 31 gol dari 16 pertandingan menunjukkan bahwa lini pertahanan menjadi pekerjaan rumah serius bagi manajemen dan pelatih. Dengan rata-rata kebobolan hampir dua gol per pertandingan, kehadiran bek berpengalaman seperti Yohanes diharapkan bisa menambal kebocoran di sektor belakang .

Pengalaman Yohanes tampil di Liga 1 Indonesia, yang notabene memiliki level persaingan ketat, diharapkan bisa membantunya beradaptasi cepat dengan gaya permainan di Liga Super Malaysia. Postur jangkungnya juga dinilai cocok untuk menghadapi penyerang-penyerang Eropa yang kerap menjadi andalan klub-klim Malaysia.

Target ke Depan

Bagi Yohanes Kandaimu, kepindahan ke Kelantan TRW merupakan tantangan baru sekaligus kesempatan untuk mengukur kemampuannya di kancah internasional. Meski hanya terikat kontrak hingga 31 Mei 2026 berdasarkan data Transfermarkt, performa apik bersama Kelantan bisa membuka peluang untuk memperpanjang masa tinggalnya di Malaysia atau bahkan pindah ke klub lain .

Sementara bagi Kelantan TRW, kehadiran Yohanes diharapkan bisa langsung berdampak positif pada performa tim. Dengan lini belakang yang lebih kokoh, peluang The Red Warriors untuk merangkak naik ke papan atas klasemen tentu masih terbuka lebar.

Yang jelas, karier Yohanes Kandaimu kini memasuki babak baru. Dari Championship Indonesia menuju Liga Super Malaysia, perjalanan kariernya membuktikan bahwa kerja keras dan konsistensi pada akhirnya akan membuka jalan menuju level yang lebih tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *