TRIBUN GROUP – Masa depan Vinicius Junior kembali menjadi sorotan tajam di panggung transfer Eropa. Bintang Real Madrid itu terus dikaitkan dengan sejumlah klub elit, terutama dari Liga Inggris, meski peluang nyatanya dinilai tipis.
Jody Morris, mantan gelandang Chelsea, dengan tegas mendinginkan rumor yang menyatukan Vinicius dengan The Blues. Menurut analisisnya, peluang sang winger Brasil itu pindah ke Stamford Bridge sangatlah kecil, bahkan cenderung ilusif.
“Secara pribadi, apakah saya ingin merekrutnya? Ya. Tapi saya rasa dia terlalu tua untuk kepemilikan ini,” ucap Morris seperti dikutip Football Espana.
Morris berargumen bahwa filosofi rekrutmen Chelsea di bawah kepemilikan Todd Boehly lebih berfokus pada pemain muda dengan potensi jangka panjang. Di usia 25 tahun, Vinicius dianggap sudah melampaui kerangka “proyek” tersebut.
Selain faktor usia, Morris juga mempertanyakan dua hal krusial: biaya transfer yang pasti fantastis dan minat pemain itu sendiri untuk bergabung dengan Chelsea yang tengah dalam fase rekonstruksi.
“Apakah Anda benar-benar ingin datang ke Chelsea? Saat ini, di posisi kita sekarang, Anda tidak akan datang ke Chelsea, kan?” tambahnya, menyiratkan daya tarik klub yang sedang tak stabil di mata pemain papan atas.
Kontrak Menipis dan Godaan Liga Saudi
Situasi di Madrid turut memicu spekulasi. Vinicius saat ini berada di tahun terakhir kontraknya, sebuah kondisi yang memaksa manajemen Los Blancos untuk segera mengambil keputusan: memperpanjang ikatan atau membuka pintu kepergian.
Pembicaraan perpanjangan konon sedang dirancang, terutama pasca-kepergian asisten pelatih Xabi Alonso. Namun, sang pemain sendiri cenderung menjaga sikap dan enggan membahas masa depannya secara terbuka.
Di tengah ketidakpastian itu, godaan besar datang dari Liga Pro Saudi yang menyiapkan tawaran finansial yang sangat menggiurkan. Minat dari klub-klub top Inggris juga tetap mengintai, mengingat daya tarik kompetitif dan eksposur global yang ditawarkan Premier League.
Real Madrid Berharap, Chelsea Melirik Target Lain
Meski demikian, harapan terbesar masih dipegang oleh Real Madrid. Klub berjuluk Galacticos itu masih berusaha mencapai kesepakatan agar Vinicius, yang baru saja menunjukkan penampilan memukau di Supercopa de España, dapat bertahan lebih lama di Santiago Bernabéu.
Sementara itu, Chelsea disebut-sebut telah mengalihkan perhatian ke posisi lain. Klub asal London Barat itu dikabarkan tertarik pada kiper AC Milan, Mike Maignan.
Morris mengomentari kemungkinan ini dengan menyebut Chelsea mungkin membutuhkan kiper baru, meski performa Robert Sanchez dinilainya cukup memuaskan. Ia menegaskan, jika Sanchez diganti, pemain yang datang haruslah yang jauh lebih baik.
“Chelsea melewatkan momen dengan Gianluigi Donnarumma. Sanchez bagus dalam menguasai kotak penalti dan membangun serangan, tetapi jika ada peningkatan yang jelas, itu harus dipertimbangkan,” pungkas Morris.
Dengan reputasinya yang agresif di pasar transfer, Chelsea diperkirakan akan terus dikaitkan dengan nama-nama besar seperti Vinicius dan Maignan. Namun, untuk saat ini, jalan menuju Stamford Bridge bagi bintang Madrid itu tampak tertutup rapat oleh pertimbangan filosofi dan realitas bisnis. (***)
