PSIS Hijrah ke Yogyakarta untuk TC Intensif, Siapkan Strategi Hindari Degradasi

PSIS Hijrah ke Yogyakarta untuk TC Intensif, Siapkan Strategi Hindari Degradasi

TRIBUN GROUP – Demi memperbaiki performa dan menyelamatkan diri dari jurang degradasi, PSIS Semarang memutuskan untuk mengasingkan diri. Seluruh skuad Mahesa Jenar bertolak ke Yogyakarta, Rabu (4/2/2026), untuk menjalani pemusatan latihan (TC) intensif menyongsong putaran ketiga Pegadaian Championship 2025/2026.

Asisten Manajer PSIS, Reza Handhika, mengungkapkan bahwa TC di luar kota ini bertujuan menciptakan fokus maksimal bagi para pemain. “Alasan pemilihan tempat di Yogyakarta adalah agar tim lebih fokus untuk menjalani program latihan,” kata Reza.

Cuaca dan Konsentrasi Jadi Pertimbangan Utama

Selain faktor konsentrasi, kondisi cuaca di Semarang yang tidak menentu menjadi alasan praktis keputusan ini. “Cuaca juga menjadi pertimbangan kami, karena Semarang saat ini sering turun hujan, sehingga banyak lapangan yang tidak bisa kami gunakan untuk menjalani latihan,” imbuh Reza.

Dia berharap, dengan lokasi yang terpusat, manajemen dapat lebih memantau perkembangan performa setiap pemain, termasuk menjaga konsentrasi bintang seperti Alberto Goncalves dan kawan-kawan.

Dirtek Alfredo Vera Pimpin Sementara, Pelatih Kepala Segera Bergabung

Reza menjelaskan, selama TC, tim untuk sementara akan dipimpin oleh Direktur Teknik (Dirtek) yang baru ditunjuk, Angel Alfredo Vera. Pelatih asal Argentina itu akan memegang kendali program latihan sebelum akhirnya berkolaborasi dengan pelatih kepala baru yang dijadwalkan langsung bergabung di lokasi TC.

“Pemusatan latihan ini menjadi wujud keseriusan untuk memperbaiki performa tim PSIS Semarang. Kami sudah menunjuk Direktur Teknik yang nanti juga akan berkolaborasi dengan pelatih kepala yang juga segera gabung dengan tim di TC ini,” tegas Reza.

Dibayangi Ancaman Degradasi, Catatan Bertolak Belakang

Tekanan yang dihadapi PSIS sangat nyata. Saat ini, Mahesa Jenar terperangkap di posisi ke-9 klasemen Grup Timur dengan 11 poin, hanya terpaut tiga poin dari zona aman yang ditempati Persiba Balikpapan.

Berita Lain  Arne Slot: Diogo Jota Pemain Spesial

Tim menunjukkan secercah harapan dengan mencatatkan tiga clean sheet dalam tujuh laga terakhir, sebuah prestasi yang jarang terjadi sebelum era Jafri Sastra. Namun, di sisi lain, lini pertahanan menunjukkan kerapuhan dengan kebobolan enam gol hanya dalam tiga pertandingan terakhir.

Jalur Berat di Putaran Ketiga

Perbaikan mendesak dibutuhkan mengingat jadwal putaran ketiga yang menantang. PSIS akan membuka perjuangan dengan menjamu Persela Lamongan di kandang (15/2/2026), sebelum melakukan dua lawatan berat ke markas Deltras Sidoarjo (22/2/2026) dan Persiba Balikpapan (1/3/2026) dalam duel six-point langsung melawan pesaing degradasi.

TC di Yogyakarta menjadi ujian pertama bagi duet Alfredo Vera dan pelatih kepala baru untuk segera mencetak formula tepat guna membangkitkan morale tim dan meraih poin-poin krusial pada sisa kompetisi. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *