Presiden Prabowo Gelar Retret Kabinet di Hambalang, Bahas Pemulihan Bencana dan Evaluasi Program MBG

Presiden Prabowo Gelar Retret Kabinet di Hambalang, Bahas Pemulihan Bencana dan Evaluasi Program MBG

TRIBUN GROUP – Presiden RI Prabowo Subianto mengumpulkan seluruh jajaran menteri, wakil menteri, hingga kepala lembaga negara dalam sebuah retret kabinet di kediaman pribadinya, Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Selasa (6/1) siang. Pertemuan intensif ini digelar untuk membahas sejumlah agenda strategis pemerintahan, dengan fokus utama pada pemulihan pascabencana dan evaluasi program prioritas.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan, salah satu pokok bahasan utama adalah percepatan pemulihan di wilayah-wilayah yang terdampak bencana, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Tentu masalah pemulihan (dibahas), percepatan rekonstruksi maupun rehabilitasi di tiga provinsi terdampak bencana yang lalu. Kemudian juga sebagaimana kita ketahui juga ada beberapa bencana di tempat yang lain,” ujar Prasetyo sebelum memasuki lokasi retret.

Presiden telah menunjuk dan menginstruksikan sejumlah pejabat kunci untuk memimpin penanganan ini, termasuk Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto. Wilayah lain seperti Kepulauan Sitaro (Sulut) dan Kalimantan Selatan juga menjadi perhatian dalam pembahasan antisipasi dampak cuaca ekstrem.

“Memang karena ini masuk musim curah hujan tinggi, kita harus melakukan langkah-langkah antisipatif,” tambah Prasetyo, menegaskan pentingnya kewaspadaan nasional.

Evaluasi Menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis

Agenda penting kedua dalam retret ini adalah evaluasi menyeluruh Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang pada hari ini tepat berusia satu tahun sejak diluncurkan pada 6 Januari 2025.

Prasetyo menyatakan bahwa pemerintah akan mengulas capaian penerima program hingga awal tahun 2026, sekaligus mengevaluasi pelaksanaannya sepanjang tahun pertama. Target ambisius untuk tahun ini adalah merealisasikan manfaat MBG kepada 82,9 juta penerima.

Berita Lain  Israel Serang Beirut, Targetkan Kepala Staf Hezbollah; Satu Orang Dilaporkan Tewas

“Tentu saja dengan sekali lagi, dengan beberapa evaluasi yang terjadi selama pelaksanaan satu tahun, dan hari ini bertepatan dengan satu tahun pelaksanaan program makan bergizi yang dimulai 6 Januari 2025 yang lalu,” jelas Prasetyo.

Retret di kediaman pribadi Presiden ini menandai gaya kepemimpinan Prabowo yang mengedepankan komunikasi intensif dan pembahasan mendalam di luar suasana formal ibu kota. Hasil dari pertemuan ini diharapkan dapat mempercepat koordinasi dan menghasilkan langkah-langkah konkret dalam menangani dua isu kritikal: penanggulangan bencana dan pemenuhan gizi anak bangsa. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *