TRIBUN GROUP – Persaingan menuju empat besar Premier League musim ini memasuki babak paling panas. Manchester United dan Chelsea, dua tim raksasa Inggris, kini hanya dipisahkan satu angka di klasemen setelah pekan ke-26. Keduanya sama-sama gagal memanfaatkan momentum, membuat perebutan tiket Liga Champions musim depan masih terbuka lebar.
Chelsea lebih dulu tampil di Stamford Bridge, Rabu (11/2/2026) dini hari WIB. Sempat unggul 2-0 atas Leeds United melalui gol Joao Pedro menit ke-24 dan Cole Palmer menit ke-58, The Blues justru membuang keunggulan. Lukas Nmecha memperkecil kedudukan pada menit ke-67, sebelum Noah Okafor memaksa laga berakhir imbang 2-2 lewat golnya di menit ke-73.
Hasil serupa dialami Manchester United. Bertandang ke London Stadium, Setan Merah tertinggal lebih dulu akibat gol Tomas Soucek menit ke-50. Benjamin Sesko menjadi penyelamat lewat gol penyeimbang pada menit ke-90+6 memanfaatkan umpan Bryan Mbeumo. Satu poin diraih, tetapi peluang menjauh dari kejaran Chelsea gagal terwujud.
Klasemen sementara menempatkan Manchester United di peringkat keempat dengan koleksi 45 poin. Chelsea menguntit di posisi kelima dengan 44 poin. Dengan selisih setipis itu, lima laga ke depan akan menentukan siapa yang berlaga di Liga Champions musim depan.
Manchester United: Jadwal Bersahabat, Tekanan Tetap Besar
Michael Carrick dan anak asuhnya sebenarnya telah melewati periode terberat pada Februari. Namun, tantangan belum usai. Everton menjadi lawan pertama dalam rangkaian lima pertandingan penentu, 23 Februari nanti. MU membidik kemenangan perdana atas The Toffees sejak Desember 2024.
Setelah itu, Crystal Palace datang ke Old Trafford sebelum ujian sesungguhnya: tandang ke markas Newcastle United hanya berselang tiga hari. Meski harus bermain padat, The Red Devils punya modal berharga. Mereka telah mengalahkan Newcastle dan Palace musim ini.
Tantangan terbesar akan hadir saat Aston Villa bertandang ke Old Trafford, 15 Maret. Villa saat ini bercokol di peringkat ketiga dan tampil konsisten sepanjang musim. Kabar baiknya, Villa harus lebih dulu berhadapan dengan Chelsea sebelum bertemu MU.
Bournemouth menjadi lawan terakhir sebelum jeda internasional. Pertemuan pertama musim ini menghasilkan delapan gol dan berakhir imbang. Namun, The Cherries kini tampil jauh lebih solid dibanding dua bulan lalu.
Chelsea: Jalan Terjal di Tiga Laga Tandang Beruntun
Dibandingkan MU, jadwal Chelsea terlihat lebih berat. Liam Rosenior membawa pasukannya menjamu Burnley pada 21 Februari. Burnley memang tengah berjuang keluar dari zona degradasi, tetapi tetap berbahaya jika diremehkan.
Ujian sesungguhnya dimulai setelah itu. Chelsea harus melakoni dua laga tandang beruntun melawan Arsenal dan Aston Villa—dua tim yang saat ini menghuni tiga besar klasemen. Jarak antarpertandingan hanya tiga hari.
Bertandang ke Emirates Stadium lalu ke Villa Park dalam waktu mepet bukan agenda ringan. Rosenior harus memeras habis potensi terbaik skuadnya jika ingin membawa pulang hasil positif.
Selepas periode sulit itu, Chelsea sedikit bernapas lega. Newcastle United akan bertandang ke Stamford Bridge pada 14 Maret. Performa The Magpies memang naik-turun musim ini, tetapi mereka pernah menahan Chelsea 2-2 pada pertemuan pertama.
Laga pamungkas Chelsea adalah tandang ke markas Everton, 21 Maret. Modal berharga: The Blues tak terkalahkan dalam empat pertemuan terakhir kontra The Toffees.
Di atas kertas, Manchester United memiliki jalur sedikit lebih bersahabat. Empat dari lima laga mereka adalah tim papan tengah ke bawah, dengan hanya Aston Villa sebagai lawan dari tiga besar. Namun, tekanan psikologis justru lebih besar karena mereka berada di posisi yang harus dipertahankan.
Sebaliknya, Chelsea menghadapi lawan lebih berat—tiga dari lima laga adalah tim papan atas. Namun, peluang menyalip justru terbuka lebar jika mereka mampu mencuri poin pada laga-laga besar. Arsenal dan Aston Villa bukan lawan yang mustahih dikalahkan jika Chelsea tampil penuh konsistensi.
Lima pertandingan ke depan bukan sekadar rutinitas jadwal. Ini adalah fase krusial yang akan menentukan siapa yang tersenyum pada akhir musim, dan siapa yang harus gigit jari melihat Liga Champions hanya dari layar televisi.
Jadwal Lima Laga ke Depan:
Manchester United (Peringkat 4 – 45 Poin)
– Everton (Tandang) – 23 Februari
– Crystal Palace (Kandang) – 1 Maret
– Newcastle United (Tandang) – 4 Maret
– Aston Villa (Kandang) – 15 Maret
– Bournemouth (Tandang) – 20 Maret
Chelsea (Peringkat 5 – 44 Poin)
– Burnley (Kandang) – 21 Februari
– Arsenal (Tandang) – 1 Maret
– Aston Villa (Tandang) – 4 Maret
– Newcastle United (Kandang) – 14 Maret
– Everton (Tandang) – 21 Maret
Sumber: GiveMeSport
