TRIBUN GROUP – Kylian Mbappe menorehkan sejarah pribadi di tengah kekecewaan kolektif. Bintang Real Madrid itu resmi memecahkan rekor fase grup (atau fase liga dalam format baru) Liga Champions milik legenda klubnya, Cristiano Ronaldo, meski Los Blancos harus menelan kekalahan 2-4 dari Benfica di Stadion da Luz, Kamis (29/1/2026) dini hari WIB.
Penyerang berdarah Prancis itu membawa total golnya di fase liga turnamen musim ini menjadi 12 gol, menyundul bola ke sudut jauh gawang Benfica pada babak pertama. Gol tersebut melampaui rekor sebelumnya, yakni 11 gol yang dicetak Cristiano Ronaldo pada musim 2015/2016.
Namun, catatan prestasi individu Mbappe sedikit berbeda konteksnya. Ronaldo mencapai angka 11 gol itu hanya dalam enam pertandingan di format lama, sementara Mbappe memiliki delapan pertandingan di format liga baru Liga Champions untuk mengumpulkan gol-golnya.
“Sayangnya, gol bersejarah Mbappe tidak cukup untuk menyelamatkan tim,” tulis laporan dari Lisbon. Performa gemilang sang penyerang tereduksi oleh kekalahan yang diderita tim besutan pelatih sementara Alvaro Arbeloa tersebut.
Pemecahan rekor ini semakin mengukuhkan perbandingan yang tak terhindarkan antara Mbappe dan Ronaldo sejak sang penerus tiba di Santiago Bernabeu pada 2024. Pertanyaan apakah Mbappe akan melampaui total 450 gol Ronaldo untuk Madrid masih merupakan misteri masa depan. Namun, target jangka pendeknya kini sudah jelas: memburu rekor gol terbanyak dalam satu musim Liga Champions secara keseluruhan.
Rekor tersebut masih dipegang teguh oleh Ronaldo, yang mencetak 17 gol pada musim 2013/2014. Daftar pencetak gol terbanyak musiman didominasi oleh sang megabintang Portugal: 16 gol (2015/2016) dan 15 gol (2017/2018), bersama Robert Lewandowski (15 gol, 2019/2020) dan Karim Benzema (15 gol, 2021/2022).
Meski banyak rekor Ronaldo dianggap hampir tak terjangkau, Mbappe terus menunjukkan tren yang mengarah ke sana. Ia baru saja menyamai rekor Ronaldo untuk gol terbanyak dalam satu tahun kalander bagi pemain Madrid (59 gol sepanjang 2025). Kinerjanya musim ini bahkan lebih cemerlang, dengan telah membukukan 34 gol di semua kompetisi sebelum laga kontra Benfica.
Dengan kepercayaan diri yang melambung tinggi dan Real Madrid yang hampir dipastikan melaju ke babak berikutnya, peluang Mbappe untuk mengejar bahkan memecahkan rekor 17 gol Ronaldo dalam satu edisi Liga Champions terbuka lebar. Tantangan sesungguhnya bagi sang penyerang bukan lagi sekadar mencetak gol, tetapi membawa timnya meraih kemenangan yang bermakna, sesuatu yang gagal dilakukan di Lisbon meski sejarah telah ia tulis. (***)
