TRIBUN GROUP – Aktivitas transfer Persija Jakarta di bursa Januari BRI Super League 2025/2026 tampaknya belum mencapai garis akhir. Meski telah merekrut tiga pemain baru—penyerang Maroko Alaaeddine Ajaraie, gelandang Brasil Paulo Ricardo, dan bek lokal Fajar Fathur Rahman—manajemen Macan Kemayoran mengisyaratkan masih ada satu slot pemain yang akan diisi.
Manajer Tim, Ardhi Tjahjoko, mengonfirmasi bahwa target terakhir mereka adalah seorang pemain diaspora Timnas Indonesia. Namun, Ardhi menutup rapat identitas calon rekrutan tersebut.
“Kalau masalah slotnya mungkin masih satu lagi ya, satu pemain lagi. Namun, saya belum tahu karena belum ada pembicaraan juga dengan manajemen,” ujar Ardhi saat ditemui media. “Tapi kita butuh satu lagi pemain yang diaspora. Cuma siapa nya kita belum tahu. Insyaallah ya dari diaspora,” tambahnya, memberikan penegasan mengenai profil yang dicari.
Buka Suara Soal Isu Ivar Jenner
Pernyataan Ardhi muncul di tengah beredarnya isu kuat bahwa Persija sedang mengincar gelandang naturalisasi Ivar Jenner, yang kini berstatus bebas transfer. Ardhi membenarkan adanya komunikasi awal, namun menegaskan bahwa kepastian masih jauh.
“Memang yang saya katakan saya pernah ada pembicaraan dengan Ivar Jenner. Cuma sampai saat ini dari pihak Ivar Jenner belum ada jawaban, dan kita masih menunggu juga. Cuma belum pasti jadinya kan,” jelasnya.
Ketika ditanya mengenai kesesuaian teknis Jenner dengan kebutuhan tim, Ardhi menyerahkan sepenuhnya kepada keputusan pelatih. “Ya kalau secara teknis sebenarnya pelatih yang tahu. Saya enggak begitu paham. Jadi bisa ditanyakan ke pelatih saja nanti kalau masalah itu,” sambungnya.
Didesak Oleh Krisis Pemain yang Parah
Pencarian pemain diaspora terakhir ini tidak terlepas dari situasi darurat yang melanda skuad Macan Kemayoran. Tim sedang dilanda krisis pemain parah, dengan setidaknya lima pilar utama dipastikan absen saat menjamu Madura United dalam laga pekan ke-18 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (23/1/2026) ini.
Lima pemain yang dimaksud adalah Hanif Sjahbandi, Van Basty Sousa, Fabio Calonego, Bruno Tubarão, dan Ryo Matsumura. Absennya sosok kunci seperti gelandang Van Basty Sousa—yang mengalami cedera panjang—memang secara logis membuka kebutuhan mendesak untuk didatangkannya pengganti di posisi serupa, yang menguatkan spekulasi mengenai Ivar Jenner.
Dengan jendela transfer yang akan segera menutup, tekanan semakin tinggi bagi manajemen Persija untuk segera merealisasikan transfer terakhir mereka. Keberhasilan mendapatkan pemain diaspora yang tepat bukan hanya soal menambah jumlah pemain, tetapi menjadi langkah krusial untuk mengatasi krisis dan mempertahankan momentum kompetisi. (***)
