TRIBUN GROUP – Borneo FC Samarinda berhasil mempertahankan tekanan di puncak klasemen BRI Super League 2025/2026 dengan cara yang paling dramatis. Striker anyar asal Spanyol, Koldo Obieta Alberdi, menjadi pahlawan dengan mencetak gol kemenangan pada masa injury time, mengantarkan Pesut Etam meraih kemenangan tipis 2-1 atas PSIM Yogyakarta di Stadion Segiri, Minggu (1/2/2026) sore WIB.
Kemenangan ini mengembalikan Borneo FC ke posisi kedua klasemen sementara dengan 43 poin dari 19 laga, sekaligus menyalip Persija Jakarta. Tim asuhan Fabio Lefundes itu kini hanya terpaut satu poin dari pemuncak klasemen, Persib Bandung.
Jalannya Pertandingan: Kejar-kejaran Hingga Detik Akhir
Borneo FC tampil dominan sejak awal dan membuka keunggulan pada menit ke-30. Kerjasama apik antara Marcos Astina dan Kaio Nunes Ferreira berbuah manis. Astina memberikan umpan terobosan yang diselesaikan dengan sempurna oleh Kaio, menggetarkan jala gawang PSIM yang dikawal Cahya Supriadi.
Namun, keunggulan tuan rumah tak bertahan hingga akhir. PSIM, yang bermain cukup disiplin, berhasil membalas lewat titik putih. Pada menit ke-81, Ze Valente dengan tenang menjinakkan kiper Nadeo Argawinata dari titik penalti, menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Pertandingan yang sempat meredup seolah akan berakhir imbang. Namun, drama justru terjadi di penghujung waktu. Pada menit ke-90+1, umpan silang akurat dari bek sayap Caxambu menjadi pemantik. Koldo Obieta, yang baru didatangkan dari Kerala Blasters India, tampil cemerlang dengan memenangi duel udara melawan bek Rendra Teddy Wijanarko. Sundulannya meluncur deras ke sudut gawang, mencatatkan gol perdana sekaligus gol kemenangan yang sangat vital bagi Borneo FC.
Dampak Klasemen: Perebutan Puncak Semakin Sengit
Kemenangan dramatis ini memiliki arti penting dalam perburuan gelar. Borneo FC (43) kini hanya terpaut satu angka dari Persib (44) di puncak, sementara PSIM harus puas tertahan di peringkat ketujuh dengan 30 poin.
Gol injury time Koldo Obieta bukan hanya sekadar tiga poin, tetapi juga suntikan motivasi besar bagi Borneo FC di tengah persaingan ketat. Performa tim asuhan Jean-Paul van Gastel, PSIM, yang mampu menyulitkan tuan rumah juga menunjukkan bahwa persaingan di liga kian sengit dan tak ada tim yang boleh dianggap remeh.
Kemenangan ini mengonfirmasi mental juara Borneo FC dan menjadikan pekan-pekan selanjutnya semakin menarik untuk disimak dalam perebutan mahkota BRI Super League. (***)
