Hasil Undian Piala AFF 2026: Indonesia Berada di Grup Neraka, Hadapi Juara Bertahan Vietnam

Hasil Undian Piala AFF 2026: Indonesia Berada di Grup Neraka, Hadapi Juara Bertahan Vietnam

TRIBUN GROUP – Peta jalan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 sudah jelas. Hasil undian yang berlangsung pada Kamis (15/1) sore WIB menempatkan Tim Garuda di Grup A bersama juara bertahan Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang play-off antara Brunei Darussalam dan Timor Leste.

Sebagai tim unggulan pot 3, Indonesia berhadapan dengan tantangan berat di fase grup. Lawan terberat, Vietnam, yang baru saja mempertahankan gelar juara pada edisi 2024, akan menjadi batu ujian utama bagi skuad asuhan pelatih Shin Tae-yong. Duet laga kandang-tandang melawan Vietnam selalu menjadi magnet perhatian dan diyakini akan menjadi penentu tiket semifinal.

“Kita harus siap dari laga pertama. Tidak ada lawan yang mudah, tapi fokus kita adalah optimalisasi hasil di dua laga kandang,” ujar seorang sumber dalam tim, menyikapi hasil undian.

Tim Garuda dijadwalkan memulai kiprah dengan menjamu Kamboja di laga pertama. Pertandingan ini dinilai krusial untuk mengumpulkan poin penuh dan momentum positif. Setelah itu, Indonesia akan bertandang ke markas pemenang play-off, sebelum kembali ke kandang untuk menghadapi duel panas melawan Vietnam di laga ketiga. Perjalanan fase grup akan ditutup dengan laga tandang ke Singapura.

Sementara itu, Grup B diisi oleh Thailand, Malaysia, Filipina, Myanmar, dan Laos. Grup ini juga menjanjikan persaingan ketat, terutama di antara tiga kekuatan utama: Thailand, Malaysia, dan Filipina yang kerap menampilkan performa mengejutkan.

Malaysia akan memulai perjalanan dengan laga tandang menantang ke Myanmar, sebelum menjamu Laos dan menghadapi laga besar tandang ke Thailand. Sang Juara 2022, Thailand, akan memulai ekspedisinya dengan bertandang ke Laos.

Hasil undian ini menandai dimulainya persiapan lebih intensif bagi Timnas Indonesia. Tantangan terbesar adalah mengatasi mental block dan catatan buruk terhadap Vietnam dalam beberapa tahun terakhir, sambil tetap menjaga konsistensi melawan tim-tim yang dianggap lebih rendah. Dua laga kandang, terutama melawan Vietnam, menjadi kunci absolut bagi Garuda untuk membuka peluang lolos ke semifinal dan mengejar gelar yang terakhir kali diraih pada tahun 2010. (***)

Berita Lain  Survei Football Institute: Mayoritas Puas dengan Kinerja Patrick Kluivert

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *