TRIBUN GROUP – Liga Belanda (Eredivisie) musim 2025/2026 semakin bergairah menyusul keputusan mengejutkan Raheem Sterling bergabung dengan Feyenoord Rotterdam. Eks bintang Liverpool, Manchester City, dan Chelsea itu resmi menandatangani kontrak jangka pendek hingga akhir musim sebagai agen bebas, setelah mengakhiri kontraknya lebih cepat dengan The Blues .
Kepindahan Sterling ke De Kuip menjadi salah satu kejutan terbesar di bursa transfer musim dingin 2026. Sebelumnya, pemain berusia 31 tahun itu sempat dipinjamkan Chelsea ke Arsenal, namun masa peminjamannya tidak berjalan mulus. Setelah kembali ke Stamford Bridge, Sterling memutuskan untuk mencari tantangan baru di Belanda di bawah asuhan mantan striker legendaris Arsenal dan Manchester United, Robin van Persie .
Yang menarik, Sterling tak butuh waktu lama untuk menjalani debutnya. Pada Senin (23/2/2026) dini hari WIB, ia diturunkan selama 29 menit saat Feyenoord menaklukkan Telstar dengan skor 2-1 di De Kuip. Laga itu menjadi penampilan kompetitif pertamanya sejak Mei 2025, atau setelah sembilan bulan absen dari lapangan hijau .
“Ini adalah pengalaman baru, tantangan baru. Saya membangun langkah demi langkah untuk mencapai performa terbaik. Memulai dengan kemenangan adalah hal yang penting,” ujar Sterling kepada ESPN usai pertandingan .
Duel Panas Melawan Ajax dan Maarten Paes Menanti
Kehadiran Sterling otomatis membuat persaingan di papan atas Eredivisie semakin menarik. Feyenoord saat ini menghuni peringkat kedua klasemen dengan 48 poin, tertinggal 14 poin dari PSV Eindhoven di puncak, namun unggul lima poin atas NEC Nijmegen dan Ajax Amsterdam yang sama-sama mengoleksi 43 poin .
Jadwal klasik De Klassieker antara Feyenoord dan Ajax akan tersaji pada 22 Maret 2026 mendatang di De Kuip. Laga ini tidak hanya mempertemukan dua tim terbesar Belanda, tetapi juga menjadi ajang duel antara Raheem Sterling dan kiper andalan Timnas Indonesia, Maarten Paes, yang kini memperkuat Ajax .
Maarten Paes baru saja direkrut Ajax dari FC Dallas pada bursa transfer musim dingin ini dengan nilai transfer mencapai 1,5 juta euro (sekitar Rp25 miliar) dan kontrak hingga 2029 . Kepindahannya ke Amsterdam membuat kiper kelahiran Nijmegen itu kembali ke tanah kelahirannya dan langsung menjadi sorotan media Belanda .
Batu Loncatan Menuju Timnas Indonesia
Laga kontra Feyenoord pada 22 Maret itu menjadi sangat krusial bagi Maarten Paes. Sebab, pertandingan tersebut berlangsung tepat sepekan sebelum Timnas Indonesia menjalani laga perdana FIFA Series 2026. Skuad Garuda dijadwalkan akan menghadapi St. Kitts and Nevis pada 27 Maret 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta .
Dengan performa apiknya bersama Ajax, Paes dipastikan menjadi andalan utama pelatih John Herdman. Namun, ia tetap harus bersaing ketat dengan Emil Audero Mulyadi yang juga tengah dalam performa impresif di klubnya. Tidak ada alasan bagi Herdman untuk tidak memanggil Paes, mengingat pengalaman dan kualitasnya di kompetisi Eropa.
Duel Sterling vs Paes pada laga klasik nanti tidak hanya akan menjadi tontonan berkualitas, tetapi juga ajang pemanasan bagi kiper Timnas Indonesia jelang tugas internasionalnya membela Merah Putih. (***)
