TRIBUN GROUP – Aroma sejarah kembali tercium kuat di markas Persib Bandung. Setelah sukses mencatatkan back-to-back gelar juara BRI Liga 1, Maung Bandung kini berada di jalur sempurna untuk menorehkan pencapaian langka: tiga gelar beruntun atau hat-trick. Keyakinan itu bukan hanya datang dari internal klub, tetapi juga disuarakan oleh seorang sosoh yang sangat memahami DNA juara Persib, Dejan Antonic.
Mantan pelatih yang membawa Persib juara Indonesia pada 2014 itu dengan tegas menyatakan bahwa skuad Persib musim ini adalah yang terbaik di antara semua kontestan liga. Pernyataan itu disampaikannya dalam sebuah wawancara eksklusif di kanal YouTube Bicara Bola.
“Untuk Liga Indonesia, saya pikir materi pemain dan kualitas Persib paling bagus. Peluang untuk juara lagi saya pikir besar,” tegas pelatih asal Serbia tersebut.
Kedalaman Skuad dan Konsistensi Kunci Utama
Analisis Antonic bukan tanpa dasar. Hingga pekan ke-17, Persib masih kokoh bercokol di puncak klasemen dengan 38 poin. Yang lebih mengesankan, stabilitas performa ini dibangun dengan kedalaman skuad yang luar biasa. Setiap posisi memiliki persaingan ketat dan kualitas yang hampir setara.
“Kedalaman skuad Persib saat ini membuat mereka lebih siap dibanding para pesaingnya. Jika mampu menjaga stabilitas performa, Maung Bandung dinilai sangat sulit dibendung di jalur juara,” ujar Antonic, menggambarkan keunggulan kompetitif tim asuhan Bojan Hodak itu.
Peringatan untuk Tantangan Asia yang Lebih Berat
Meski sangat optimistis untuk kompetisi domestik, Antonic memberikan catatan khusus untuk petualangan Persib di kancah Asia, AFC Champions League Two. Keberhasilan melangkah ke Babak 16 Besar dinilai sebagai prestasi awal yang harus dijaga.
“Kalau untuk AFC Champions League, 16 besar, itu challenge. Karena di level yang sekarang mungkin satu putaran, tapi kalau top 8 sudah ketemu tim-tim besar di Asia, misalnya dari Arab,” tuturnya.
Ia mengingatkan tentang kekuatan finansial dan kualitas pemain klub-klub Timur Tengah yang kini sering dihuni bintang-bintang dunia. Namun, Antonic menegaskan bahwa sepak bola selalu menyimpan kejutan. “Peluang pasti ada. Sepak bola seperti itu. Kadang main jelek bisa menang, kadang main bagis bisa kalah,” katanya, menyuntikkan semangat realisme sekaligus harapan.
Pujian untuk Bojan Hodak dan Dukungan Bobotoh
Dalam analisisnya, Antonic juga menyoroti peran sentral pelatih Bojan Hodak, yang telah menjadi sahabatnya selama hampir 20 tahun. Ia memuji transformasi yang dilakukan Hodak sejak mengambil alih tim.
“Bojan bikin perubahan banyak di Persib. Level pemain sekarang sudah istimewa dan bagus sekali. Kita harus hormati dia, bisa bikin tim ini dua kali juara dan sekarang tembus top 16 Asia,” ucap Antonic penuh apresiasi.
Namun, menurutnya, kesuksesan itu tidak akan mungkin tercapai tanpa dua pilar penopang utama: manajemen yang solid dan dukungan fanatik Bobotoh. “Dia dapat banyak support dari manajemen dan Bobotoh. Itu kunci paling penting di sepak bola Indonesia sekarang,” pungkasnya.
Dengan restu dari legenda, kedalaman skuad, pemimpin yang tepat, dan dukungan massa yang tak tergoyahkan, Persib memang berada dalam posisi terbaik untuk mengukir sejarah baru. Perjalanan menuju hat-trick gelar juara dan kejayaan Asia kini ada di ujung kaki mereka. (***)
