Gempa Palu Hari Ini, BMKG Sebut Aktivitas Sesar Palu-Koro Masih Aktif

Gempa Palu Hari Ini, BMKG Sebut Aktivitas Sesar Palu-Koro Masih Aktif

tribungroup.netWilayah Palu dan sekitarnya kembali diguncang gempa bumi pada Sabtu sore. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG mencatat gempa berkekuatan magnitudo 4,8 terjadi di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Getaran gempa juga terasa hingga Kota Palu dan beberapa wilayah sekitar.

Menurut data BMKG, gempa terjadi pukul 16.34 WITA. Pusat gempa berada di darat sekitar 21 kilometer utara Sigi. Kedalaman gempa tercatat 10 kilometer. Meski terasa cukup kuat, BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Peristiwa ini kembali mengingatkan masyarakat terhadap aktivitas sesar aktif di Sulawesi Tengah. Kawasan Palu memang dikenal berada di jalur rawan gempa. Karena itu, warga diminta tetap tenang dan tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi.

BMKG Ungkap Penyebab Gempa Palu Hari Ini

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro, menjelaskan bahwa gempa dipicu aktivitas Sesar Palu-Koro. Sesar tersebut merupakan salah satu patahan aktif di Indonesia. Aktivitas tektonik pada jalur ini sering memicu gempa dangkal di wilayah Sulawesi Tengah.

Gempa dangkal biasanya terasa lebih kuat di permukaan. Walau magnitudonya tidak terlalu besar, getaran dapat dirasakan jelas oleh warga sekitar episentrum. Hal itu juga terjadi pada gempa kali ini.

BMKG melaporkan intensitas gempa mencapai skala III MMI di Palu. Sementara itu, wilayah Sigi merasakan getaran hingga skala IV MMI. Pada skala tersebut, getaran dapat membuat benda ringan bergoyang.

Aktivitas Gempa di Sulawesi Tengah Masih Tinggi

Dalam dua hari terakhir, BMKG mencatat beberapa aktivitas seismik di Sulawesi Tengah. Gempa kecil terjadi di wilayah Poso, Tojo Una-Una, Parigi Moutong, hingga Tolitoli.

Kondisi ini menunjukkan bahwa aktivitas tektonik di kawasan Sulawesi Tengah masih cukup tinggi. Meski sebagian besar gempa berkekuatan kecil, masyarakat tetap diminta waspada.

Berita Lain  BMKG: Operasi Modifikasi Cuaca Tekan Curah Hujan 20-50% di Enam Provinsi

Pakar kebencanaan menyebut wilayah Sulawesi memiliki struktur geologi yang kompleks. Pertemuan beberapa lempeng aktif membuat kawasan ini sering mengalami pergerakan tanah.

Warga Palu Sempat Panik Saat Gempa Terjadi

Sejumlah warga Palu mengaku merasakan getaran cukup jelas. Beberapa orang bahkan keluar rumah untuk menghindari risiko bangunan roboh. Selain itu, aktivitas di sejumlah pusat perbelanjaan sempat terhenti beberapa menit.

Namun, situasi segera kembali normal setelah BMKG memastikan gempa tidak berpotensi tsunami. Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan kerusakan besar maupun korban jiwa akibat gempa tersebut.

Trauma Gempa dan Tsunami 2018 Masih Membekas

Gempa yang terjadi di Palu selalu mengingatkan masyarakat pada tragedi besar tahun 2018. Saat itu, gempa kuat disertai tsunami menyebabkan ribuan korban jiwa dan kerusakan luas.

Karena pengalaman tersebut, sebagian warga kini lebih cepat melakukan evakuasi mandiri ketika merasakan getaran. Langkah itu dinilai penting untuk mengurangi risiko saat terjadi gempa susulan.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus meningkatkan edukasi mitigasi bencana. Sosialisasi jalur evakuasi dan simulasi gempa dilakukan secara berkala di beberapa wilayah rawan.

BMKG Imbau Masyarakat Tetap Tenang

BMKG meminta masyarakat tidak panik menghadapi gempa susulan. Warga juga diimbau memantau informasi resmi melalui kanal BMKG. Langkah tersebut penting agar masyarakat tidak termakan hoaks yang beredar di media sosial.

Selain itu, masyarakat diminta memeriksa kondisi bangunan sebelum kembali masuk rumah. Jika terdapat retakan besar, warga disarankan mencari tempat aman sementara waktu.

BMKG juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan keluarga. Setiap rumah sebaiknya memiliki tas darurat yang berisi dokumen penting, obat-obatan, senter, dan perlengkapan dasar lainnya.

Tips Aman Saat Terjadi Gempa

Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan saat gempa terjadi. Pertama, lindungi kepala menggunakan benda kuat di sekitar. Kedua, hindari berada dekat kaca atau lemari tinggi.

Berita Lain  BMKG Peringatkan Cuaca Buruk dan Gelombang Tinggi Ancam Transportasi Nataru 2025/2026

Jika berada di luar ruangan, masyarakat sebaiknya menjauh dari tiang listrik dan bangunan besar. Sementara itu, pengendara diminta menghentikan kendaraan di tempat aman.

Langkah cepat dan tenang dapat membantu mengurangi risiko cedera saat gempa berlangsung.

Gempa Palu Hari Ini Jadi Pengingat Pentingnya Mitigasi

Gempa Palu hari ini menjadi pengingat bahwa Indonesia berada di kawasan cincin api Pasifik. Aktivitas gempa dapat terjadi kapan saja tanpa tanda pasti.

Karena itu, kesiapan masyarakat menjadi faktor penting dalam menghadapi bencana alam. Edukasi, simulasi, dan akses informasi resmi perlu terus ditingkatkan.

BMKG memastikan gempa magnitudo 4,8 di Sigi tidak memicu tsunami. Meski demikian, masyarakat tetap diminta waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

Pemerintah daerah bersama BMKG juga terus memantau perkembangan aktivitas seismik di Sulawesi Tengah. Dengan informasi yang cepat dan akurat, risiko kepanikan masyarakat dapat diminimalkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *