TRIBUN GROUP – Jamie Carragher, legenda Liverpool, secara terbuka menarik kembali kritiknya terhadap Viktor Gyokeres setelah penyerang Arsenal itu tampil gemilang dalam kemenangan 4-1 atas Tottenham Hotspur pada laga pekan ke-27 Premier League, Minggu (22/2/2026) malam WIB.
Gyokeres menjadi bintang kemenangan Arsenal di Tottenham Hotspur Stadium dengan mencetak dua gol, masing-masing pada menit ke-47 dan 90+4′. Dua gol lainnya dicetak oleh Eberechi Eze yang turut mencetak brace pada menit ke-32 dan 61′. Kemenangan telak ini memperpanjang dominasi Arsenal di derbi London Utara sekaligus menjaga asa juara mereka .
Brace ke gawang Spurs membuat pundi-pundi gol Gyokeres bersama Arsenal terus bertambah. Kini, pemain berusia 27 tahun tersebut telah mendulang 15 gol dari 36 pertandingan di seluruh ajak . Ia juga tercatat sebagai pemain dengan koleksi gol terbanyak di Premier League sepanjang tahun 2026, dengan delapan gol dari 14 penampilan .
Carragher Akui Kekeliruan
Sebelumnya, Carragher termasuk pihak yang paling vokal meragukan kualitas Gyokeres. Pada Desember lalu, ia menilai striker asal Swedia itu bukan solusi jangka panjang untuk lini depan The Gunners dan bahkan menyebut Gabriel Jesus atau Kai Havertz lebih pantas menjadi starter .
Namun penampilan impresif di kandang Tottenham memaksanya mengoreksi penilaian.
“Hal yang saya suka dari Gyokeres adalah mentalitasnya,” ujar Carragher kepada Sky Sports usai pertandingan, seperti dikutip dari Football365 .
Menurutnya, Gyokeres mungkin bukan striker kelas dunia yang akan mendominasi lima hingga 10 tahun ke depan. Namun satu hal yang tak bisa dibantah adalah kepercayaan dirinya yang luar biasa.
“Dia mendapatkan bola dan langsung menuntaskannya. Tidak ada keraguan sama sekali. Mentalitasnya seperti Alan Shearer,” kata Carragher membandingkan dengan legenda Newcastle United tersebut .
Kepercayaan Arteta Berbuah Manis
Carragher juga mengakui bahwa dirinya sempat beberapa kali terkejut melihat Gyokeres tetap menjadi pilihan utama di lini serang Arsenal, terutama saat performanya sedang menurun. Ia bahkan sempat berpikir keputusan manajer Mikel Arteta untuk terus mempertahankannya bisa menjadi bumerang yang merugikan perburuan gelar .
Namun, keputusan Arteta yang terus memberi kepercayaan kepada sang penyerang akhirnya terbayar lunas. Mantan bek Timnas Inggris itu memberikan pujian khusus kepada manajer asal Spanyol tersebut.
“Manajer terus mempertahankannya pekan demi pekan, dan dia membalasnya di salah satu pertandingan terbesar musim ini,” ujar Carragher menegaskan .
Penampilan penuh determinasi di kandang Tottenham menjadi bukti bahwa kepercayaan dan mental baja bisa mengubah narasi. Kini, Gyokeres bukan lagi sekadar opsi alternatif yang diragukan. Dia menjelma menjadi sosok penting dalam momen-momen krusial Arsenal di perburuan gelar Premier League musim ini . (***)
