Duo Tim Jatim Jadi Korban, Doumbia Bawa Bhayangkara FC Sapu Bersih Enam Poin

Duo Tim Jatim Jadi Korban, Doumbia Bawa Bhayangkara FC Sapu Bersih Enam Poin

TRIBUN GROUP – Tur Jawa Timur Bhayangkara FC berbuah manis. Tim berjuluk The Guardians of Saburai itu berhasil membawa pulang enam poin penuh usai menaklukkan dua raksasa Jatim, Persebaya Surabaya dan Persik Kediri. Sosok di balik kesuksesan tersebut tak lain adalah penyerang anyar mereka, Bernard Henry Doumbia.

Striker asal Pantai Gading itu menjadi pahlawan kemenangan Bhayangkara FC dalam dua laga tandang beruntun. Pekan lalu, gol Doumbia pada menit ke-70 memastikan kemenangan 2-1 atas Persebaya di Stadion Gelora Bung Tomo. Kemudian pada laga kontra Persik Kediri, Jumat (20/2/2026), golnya di menit ke-74 menjadi penentu kemenangan dramatis 4-3.

“Dua pekan ini kami menjalani pertandingan besar melawan tim Jatim. Terutama laga kontra Persik sangat berat. Kami mencetak empat gol, dan Anda tahu, itu bukanlah sesuatu yang mudah,” ujar Doumbia usai pertandingan.

Instruksi Jitu Paul Munster

Eks penggawa El Ettihad di Liga Arab Saudi itu mengungkapkan bahwa keberhasilan timnya tak lepas dari instruksi cerdas pelatih Paul Munster. Dalam laga melawan Persik yang berlangsung sengit, Munster meminta anak asuhnya untuk disiplin bertahan dan memanfaatkan transisi cepat.

“Lawan Persik, kami menguasai lapangan. Kami ikuti instruksi coach Paul Munster agar kami harus bertahan di garis pertahanan bawah dan bermain sesuai rencana dengan transisi cepat. Terima kasih Tuhan kami bisa menang,” ungkapnya.

Adaptasi Cepat dan Kepercayaan Diri

Doumbia resmi meneken kontrak bersama Bhayangkara FC pada 16 Januari 2026. Dalam waktu singkat, ia langsung mendapat kepercayaan dari Paul Munster untuk mengisi pos starter. Hingga saat ini, ia telah tampil dalam lima pertandingan bersama The Guardians of Saburai.

Meski sarat pengalaman berkarier di berbagai negara, Doumbia mengakui perlu waktu untuk beradaptasi dengan rekan setim dan gaya main yang diinginkan pelatih.

Berita Lain  Persija Jakarta Puncaki Klasemen Super League 2025/2026

“Mencetak dua gol penentu kemenangan di partai tandang sangat bagus bagi saya dan tim. Sebelumnya saya bermain di tiga pertandingan tanpa gol. Jadi sebagai seorang striker, ini agak aneh bagi saya. Namun saya berterima kasih kepada pelatih yang selalu memberi kekuatan dan kepercayaan diri. Juga dukungan teman-teman di tim,” tuturnya.

Belum Puas, Target Masih Panjang

Meski menuai hasil fantastis, Doumbia menegaskan bahwa timnya tak boleh cepat puas. Enam poin dari dua laga tandang dinilainya sebagai modal berharga, namun perjalanan musim ini masih panjang.

“Dengan hasil bagus di luar kandang dengan tiga kali menang dan sekali seri, kini kami lebih mudah untuk masuk ke jalurnya. Namun yang penting bukanlah dua gol dalam dua pertandingan tersebut, melainkan dua kemenangan itu. Enam poin lagi melawan Persebaya dan Persik sesuatu yang harus kita jaga untuk pertandingan berikutnya,” jelasnya.

Pemain yang terakhir merumput di Liga Super Malaysia bersama PDRM ini mengingatkan rekan-rekannya untuk tetap fokus.

“Kami ingin terus melangkah lebih jauh di trek yang sudah bagus ini. Kita tak boleh puas dengan hasil itu. Kita harus fokus pada pertandingan berikutnya. Kita harus terus bekerja keras, karena kita tak tahu hasil akhir dari perjalanan panjang musim ini,” pungkasnya. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *