TRIBUN GROUP – Masa depan Mohamed Salah di Liverpool diambang titik balik yang dramatis. Bintang Mesir itu dikabarkan menjadi target utama Liga Pro Saudi untuk menjadi ikon baru mereka, dengan tawaran kontrak fantastis senilai 1,2 juta pound sterling (sekitar Rp27,5 miliar) per pekan pada bursa transfer musim panas mendatang.
Tawaran yang hampir tiga kali lipat dari gaji saat ini di Anfield (sekitar 400.000 pound per pekan) itu menjadi sinyal kuat ambisi Saudi untuk mencari pengganti Cristiano Ronaldo, yang masa depannya di Al-Nassr mulai diragukan. Pemain berusia 33 tahun itu diplot untuk menjadi wajah utama liga, mengambil alih peran yang selama ini dipegang Ronaldo.
Ketidakpastian Ronaldo muncul menyusul kekecewaannya terhadap kebijakan transfer liga. Ia dilaporkan sangat kecewa setelah mantan rekan setimnya di Real Madrid, Karim Benzema, diizinkan pindah dari Al-Ittihad ke Al-Hilal pekan lalu. Ketegangan memuncak dengan absennya Ronaldo dalam dua laga terakhir timnya. Pihak liga dikabarkan telah memberi peringatan bahwa tidak ada pemain yang boleh memengaruhi keputusan komite transfer independen mereka. Ronaldo sendiri disebut berniat kembali ke Eropa untuk mengejar target 1.000 gol kariernya.
Di tengah kekosongan yang mungkin ditinggalkan Ronaldo, minat terhadap Salah kembali menguat. Ketertarikan Saudi bukanlah hal baru, tetapi momentumnya kian kuat menyusul ketegangan antara Salah dengan pelatih Liverpool, Arne Slot. Hubungan keduanya merenggang setelah Salah secara terbuka mengkritik perlakuan pelatih asal Belanda itu dan sempat dicadangkan.
Bagi Liverpool, melego Salah yang akan berusia 34 tahun pada Juni mendatang bisa menjadi pertimbangan strategis. Selain mengurangi beban gaji besar, klub juga berpeluang mendapat dana transfer signifikan. Liverpool dikabarkan ingin menyelesaikan keputusan sebelum Salah bertolak ke Piala Dunia 2026 bersama Mesir.
Salah, yang bergabung pada 2017 dengan harga 43 juta pound, telah menjadi legenda modern Anfield dengan 251 gol dan sejumlah trofi penting, termasuk Premier League dan Liga Champions. Namun, musim ini performanya sedikit menurun dengan hanya enam gol di semua kompetisi.
Jika tawaran fantastis dari Timur Tengah ini diterima, maka akan berakhir sudah sembilan tahun hubungan epik antara Mohamed Salah dengan Liverpool, menandai babak baru bagi sang pemain dan juga pergeseran kekuatan dalam peta sepak bola global. (***)
