TRIBUN GROUP – Real Madrid akan menjalani ujian berat dalam perjalanan mempertahankan gelar La Liga. Los Blancos bertandang ke markas Valencia di Estadio de Mestalla pada laga pekan ke-23, Senin (9/2/2026) dini hari WIB, dengan kewajiban meraih tiga poin dan tanpa andalan mereka, Rodrygo Goes, yang dibekap cedera.
Misi Mengejar Barca dengan Catatan Impresif Arbeloa
Tekanan untuk menang kian besar demi terus mengejar Barcelona di puncak klasemen. Saat ini, Madrid tertinggal empat poin dari sang rival, namun sudah memainkan satu laga lebih banyak. Kemenangan di Mestalla akan memangkas jarak menjadi hanya satu poin.
Tim asuhan Alvaro Arbeloa sejauh ini tampil sempurna di bawah komandonya, meraih tiga kemenangan beruntun di liga sejak ia mengambil alih pada 12 Januari 2026, dengan catatan enam gol dicetak dan hanya satu kebobolan. Performa apik inilah yang ingin mereka pertahankan.
Faktor Kerumitan Mestalla dan Cedera Rodrygo
Namun, sejarah tidak berpihak pada Madrid di kandang Valencia. Dalam lima lawatan terakhir ke Mestalla, raksasa ibu kota itu hanya meraih dua kemenangan, sambil menelan dua kekalahan dan sekali imbang. Arbeloa tampaknya sangat menyadari tantangan ini.
“Kami sangat sadar betapa sulitnya pertandingan besok. Setiap kunjungan ke Mestalla selalu rumit, karena atmosfernya, kualitas Valencia, dan kerja bagus yang dilakukan Carlos Corberan,” ujar sang pelatih dalam konferensi pers pra-pertandingan, mengakui keunggulan tuan rumah.
Persiapan strategi Arbeloa juga harus beradaptasi dengan absennya Rodrygo akibat cedera hamstring. Kehilangan penyerang Brasil itu merupakan pukulan signifikan mengingat kontribusinya yang vital. Arbeloa mengungkapkan kekecewaan sekaligus harapannya untuk pemulihan sang pemain.
“Kami akan berusaha memulihkannya secepat mungkin dan dalam kondisi terbaik. Kami membutuhkan Rodrygo dalam kondisi 100 persen… Jadi, kami harus bersabar dan terus bekerja,” tambahnya.
Pertaruhan Strategi dan Mental
Absennya Rodrygo membuka peluang bagi nama-nama seperti Arda Guler, Brahim Diaz, atau bahkan Endrick – jika sudah kembali – untuk mendapatkan menit bermain. Pertandingan ini tidak hanya ujian taktis bagi Arbeloa dalam mengatur ulang lini serang, tetapi juga ujian mental bagi skuad untuk menunjukkan ketangguhan mereka di arena yang dikenal paling menantang di Spanyol.
Dengan semangat tinggi dari tiga kemenangan beruntun, Real Madrid harus membuktikan bahwa momentum positif mereka cukup kuat untuk mengatasi kutukan Mestalla dan tekanan ketat di papan atas klasemen. (***)
