TRIBUN GROUP – Mantan bek Persib Bandung, Wildansyah, menilai peluang Maung Bandung untuk melangkah jauh di AFC Champions League 2 (ACL 2) 2025/2026 sangat besar. Keyakinan itu didasari oleh peningkatan signifikan skuad asuhan Bojan Hodak yang dinilainya lebih solid, baik secara individu maupun kolektivitas.
Persib akan menghadapi ujian berat di babak 16 besar, melawan wakil Thailand, Ratchaburi FC. Laga pertama akan berlangsung di Stadion Dragon Solar Park, Ratchaburi, pada 11 Februari 2026, sebelum pertandingan kedua di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) tujuh hari kemudian.
“Persib sekarang punya kolektivitas permainan yang bagus dan pertahanan yang rapi. Itu menjadi modal penting di kompetisi Asia,” ujar Wildansyah, yang pernah membela Persib dalam dua periode, kepada media.
Pemain Baru dan Konsistensi Jadi Modal
Wildansyah menyoroti bahwa kedatangan pemain berpengalaman seperti Layvin Kurzawa dan Dion Markx di jendela transfer memberikan tambahan kekuatan dan pengalaman internasional yang berharga, terutama di lini belakang. Faktor ini dinilai meningkatkan kepercayaan diri tim menghadapi fase knockout.
Catatan fase grup yang impresif, dengan mengoleksi 13 poin dan finis sebagai juara grup, juga memperkuat optimisme tersebut. Namun, Wildansyah mengingatkan bahwa perjalanan tidak akan mudah.
Peringatan akan Tantangan Ganda dan Lawan Tangguh
Sebelum bertolak ke Thailand, Persib masih harus menghadapi tekanan jadwal padat domestik, yaitu laga kandang melawan Malut FC di BRI Super League pada Jumat (6/2/2026). Wildansyah menekankan pentingnya manajemen energi dan rotasi pemain yang cermat.
“Rotasi pemain harus benar-benar cermat. Jadwal yang padat membutuhkan energi besar agar kondisi fisik pemain tetap prima,” jelasnya.
Tidak kalah penting, ia mengingatkan bahwa Ratchaburi FC merupakan lawan yang tangguh. Tim asal Thailand itu memiliki pemain-pemain berbahaya seperti Negueba yang produktif dalam menciptakan peluang, dan striker klinis Denilson Junior. Bermain di kandang sendiri, Ratchaburi dipastikan akan memberi perlawanan sengit.
Meski demikian, Wildansyah tetap percaya diri. “Dalam sepak bola, tidak ada yang mustahil, termasuk mengalahkan tuan rumah,” ujarnya.
Kunci Lolos: Konsistensi dan Kekuatan Skuas Dalam
Wildansyah menegaskan bahwa kunci keberhasilan Persib terletak pada konsistensi permainan dari menit awal hingga akhir, serta pemanfaatan kedalaman skuad secara optimal.
“Asalkan Persib bisa bermain konsisten… Rotasi pemain akan sangat menentukan untuk menghadapi Ratchaburi dan lolos ke babak selanjutnya,” tegasnya.
Ia juga menyebut Persib memiliki banyak opsi pemain kualitas yang dapat diandalkan, seperti Teja Paku Alam, Julio, Thom Haye, dan Beckham Putra, yang dapat menopang performa tim di dua front pertandingan.
Dengan persiapan matang dan eksekusi yang disiplin, Wildansyah yakin Maung Bandung mampu meraih hasil positif dan melanjutkan langkah mereka dalam petualangan Asia musim ini. (***)
