TRIBUN GROUP – Persib Bandung menorehkan sejarah baru bagi sepak bola Indonesia dengan memastikan tiket ke babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL Two) musim 2025/2026. Dominasi di fase grup berbuah manis, dan kini Maung Bandung bersiap menghadapi ujian berat melawan wakil Thailand, Ratchaburi FC, dalam duel dua leg yang akan digelar pada pertengahan Februari mendatang.
Kesuksesan Persib lolos sebagai juara Grup G tidak diraih dengan mudah. Tim asuhan pelatih kepala tersebut menunjukkan konsistensi dan soliditas tinggi, mengemas 13 poin dari enam laga. Kemenangan krusial 1-0 atas Bangkok United di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada 10 Desember 2025 menjadi momen penentu yang mengukuhkan posisi puncak mereka, mengungguli Selangor FC dan Lion City Sailors.
Jadwal Sengit di Februari
Berdasarkan undian yang dilakukan AFC pada 30 Desember 2025 di Kuala Lumpur, Persib dihadapkan pada tantangan berat melawan Ratchaburi FC. Pertandingan akan digelar dalam format kandang-tandang, menyajikan duel sengit yang akan menguji mental dan kedalaman skuad Maung Bandung.
Jadwal resmi yang telah ditetapkan adalah sebagai berikut:
Leg Pertama (Tandang): Rabu, 11 Februari 2026, pukul 19.15 WIB di Dragon Solar Park, Thailand.
Leg Kedua (Kandang): Rabu, 18 Februari 2026, pukul 19.15 WIB di Stadion GBLA, Bandung.
Laga leg pertama akan disiarkan langsung oleh stasiun televisi nasional, RCTI, memungkinkan seluruh Bobotoh di tanah air untuk menyaksikan langkah awal anak asuh Bojan Hodak di babak gugur.
Ujian Ketangguhan Skuad di Dua Front
Perjalanan di 16 besar ACL Two akan menjadi bagian dari ujian berat bagi Persib pada Februari 2026. Tim diperkirakan akan menjalani lima pertandingan dalam rentang 15 hari, menggabungkan komitmen di kancah Asia dengan jadwal padat BRI Super League 2025/2026. Situasi ini menuntut manajemen skuad, strategi rotasi, dan kedalaman tim yang sangat matang.
Menyadari tantangan ini, manajemen Persib telah melakukan persiapan intensif jauh-jauh hari, termasuk menggelar pemusatan latihan (TC) di Thailand hingga akhir Juli lalu untuk meningkatkan kebugaran dan kekompakan tim. Komitmen penuh juga ditunjukkan dengan koordinasi yang baik untuk menyesuaikan jadwal domestik, memastikan Maung Bandung dapat fokus optimal di kompetisi kontinental.
“Dukungan dari manajemen, kesiapan pemain, dan tentunya suporter adalah kunci. Kami menyadari betapa sulitnya lawan dan padatnya jadwal, tetapi ini adalah tantangan yang kami nanti-nantikan. Semangat untuk membawa nama Indonesia lebih jauh di Asia adalah motivasi terbesar kami,” ujar perwakilan manajemen Persib dalam pernyataan resmi.
Kini, seluruh perhatian tertuju pada 11 Februari 2026. Persib Bandung tidak hanya membawa harapan jutaan Bobotoh, tetapi juga beban kehormatan sepak bola Indonesia di pentas Asia. Perjalanan bersejarah mereka di ACL Two baru saja memasuki babak paling menentukan. (***)
