Harry Maguire Bertekad Bertahan di MU, Meski Masa Depan Masih Dipertanyakan

Harry Maguire Bertekad Bertahan di MU, Meski Masa Depan Masih Dipertanyakan

TRIBUN GROUP – Masa depan Harry Maguire di Manchester United memasuki babak penentuan. Dengan kontraknya yang akan berakhir pada Juni 2026, sang bek tengah berjuang untuk memperoleh perpanjangan kontrak, mengandalkan performa solidnya belakangan ini sebagai modal negosiasi.

Bek berusia 32 tahun itu dikabarkan telah mengambil keputusan penting: memprioritaskan bertahan di Old Trafford. Menurut laporan TEAMtalk, Maguire menempatkan kontrak baru dengan Setan Merah di atas semua opsi lain, termasuk minat dari sejumlah klub seperti Chelsea, West Ham, Everton, serta raksasa Italia Inter Milan dan Napoli, yang siap merekrutnya secara gratis musim panas ini. Tak ketinggalan, tawaran menggiurkan dari Liga Arab Saudi juga dikabarkan beredar.

“Sumber dekat pemain menyebut Maguire tidak berniat meninggalkan Setan Merah dan menganggap klub tersebut sebagai puncak sepak bola Inggris,” tulis laporan tersebut, menegaskan komitmen kapten Timnas Inggris itu.

Keyakinan Maguire tampaknya dipupuk oleh dua penampilan impresifnya di bawah pelatih interim Michael Carrick. Ia menjadi pilar utama pertahanan MU yang meraih dua kemenangan beruntun atas Manchester City dan Arsenal pada pekan pertama era Carrick. Maguire sukses meredam ancaman Erling Haaland dalam derby Manchester, sebelum secara fisik mendominasi Gabriel Jesus di Emirates Stadium.

Penampilannya itu menuai pujian dari fans yang menganggapnya layak mendapat kontrak baru. Perannya, terutama dalam duel udara dan situasi bola mati, dinilai melengkapi gaya bermain Lisandro Martinez yang lebih mengandalkan distribusi bola dari belakang.

Namun, jalan menuju perpanjangan kontrak tak semulus harapan. Laporan dari The Peoples Person menyebutkan bahwa manajemen klub di bawah kendali INEOS memiliki keinginan terbatas untuk memperpanjang ikatan dengan Maguire. Alasannya adalah prioritas jangka panjang untuk mengembangkan talenta muda seperti Leny Yoro dan Ayden Heaven. Keberadaan Maguire dikhawatirkan dapat menghambat menit bermain dan perkembangan kedua pemain muda tersebut.

Berita Lain  Kekalahan dari West Ham Dorong Thomas Frank ke Ambang Pemecatan

Faktor lain yang tak kalah penting adalah status Carrick sebagai pelatih interim. Meski dikabarkan sangat mengapresiasi Maguire, pengaruh Carrick dalam perencanaan skuad musim depan masih menjadi tanda tanya besar.

Dengan demikian, meski komitmen Maguire untuk bertahan didukung oleh pelatih dan basis suporter, keputusan akhir berada di tangan manajemen INEOS. Musim panas 2026 akan menjadi momen kebenaran: apakah United mempertahankan pengalaman dan kepemimpinan Maguire, atau memilih membuka jalan bagi regenerasi dengan pemain yang lebih muda. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *