PERSIB Pindahkan Batu di GBLA, Puncak Klasemen Kembali Direbut

PERSIB Pindahkan Batu di GBLA, Puncak Klasemen Kembali Direbut

TRIBUN GROUP – Persib Bandung akhirnya bisa menghela napas lega. Tiga poin krusial berhasil direbut di kandang sendiri, Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), usai menaklukkan PSBS Biak dengan skor tipis 1-0 pada lanjutan BRI Super League 2025/2026, Minggu (25/1). Namun, kemenangan itu tidak datang dengan mudah; Maung Bandung harus bersusah payah memecah kebuntuan hingga menit-menit akhir.

Gol tunggal kemenangan baru tercipta di menit ke-88 melalui sepakan pemain pengganti, Berguinho, menyelamatkan tim dari hasil imbang yang bisa menjadi mimpi buruk di jalur perburuan gelar. Kemenangan ini sekaligus mengembalikan Persib ke puncak klasemen sementara dengan 41 poin, menggeser Borneo FC yang tertahan satu angka di bawahnya.

“Pertandingan kelihatan tegang karena begitu sulit pemain-pemain depan Persib, walaupun penguasaan bola sepenuhnya milik tuan rumah. Tapi yang dibutuhkan adalah gol dan itu menjadi kesulitan,” ujar pengamat sepak bola Ronny Pangemanan dalam analisisnya di kanal YouTube Bung Ropan.

Ia menambahkan, “Pertahanan yang rapat, kedisiplinan yang dibangun oleh anak-anak PSBS yang membuat seakan-akan pemain-pemain Persib frustrasi sebelum ada gol dari Berguinho di menit 88.”

Puncak yang Rapuh, Konsistensi Jadi Kunci

Meski kembali memimpin klasemen, posisi Persib di puncak masih sangat rapuh. Jarak dengan pesaing terdekat sangat tipis: hanya unggul satu poin dari Borneo FC di peringkat kedua, dan tiga poin dari rival sengit Persija Jakarta di posisi ketiga. Setiap slip kecil bisa berakibat fatal.

Ronny Pangemanan menegaskan, kemenangan ini harus menjadi modal, bukan euforia. “Bagi Persib tentunya mereka harus konsisten. Tidak boleh sampai mengalami kekalahan. Tinggal di tandang saja,” pesannya.

Ujian konsistensi pertama akan langsung menghadang. Persib dijadwalkan bertandang ke markas Persis Solo pada akhir Januari ini, sebuah laga yang selalu penuh tensi.

Berita Lain  Perjalanan Timnas Indonesia Menuju Ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026

Benteng GBLA dan Ujian Padat di Depan Mata

Di balik kesulitan mencetak gol, Ronny memberi catatan positif: pertahanan Persib, khususnya di GBLA, masih menjadi benteng yang kokoh. “Kalau Persib sudah membuat gol, sulit bagi siapa pun untuk bisa membalas. Terhitung hanya satu gol yang bersarang ke gawang Teja Paku Alam ketika bermain di GBLA,” ujarnya. Satu-satunya pemain yang berhasil menembus gawang Persib di kandang sendiri sejauh ini adalah Vinicius dari Borneo FC.

Kekuatan itu akan sangat dibutuhkan dalam jadwal padat yang menanti. Selain fokus pada liga, Persib juga harus membagi energi untuk ajang AFC Champions League 2. Pada bulan Februari, mereka akan menghadapi dua pertandingan melawan klub Thailand, Chonburi FC.

“Ini sudah memasuki pekan ke-18 dan menuju ke pekan ke-19. Februari nanti jadwal sangat padat karena ada AFC Champions League 2. Semoga Persib bisa memenangkan pertandingan,” harap Ronny Pangemanan.

Kemenangan susah payah atas PSBS Biak mungkin kurang memuaskan dari segi performa, tetapi tiga poin yang diraih bernilai emas. Tantangan sesungguhnya adalah mempertahankan ritme dan stamina menghadapi maraton kompetisi yang semakin panas, di mana puncak klasemen bisa berganti pemilik kapan saja. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *