Dinkes Malang Identifikasi 17 Kasus Influenza H3N2, Semua Pasien Sudah Sembuh

Dinkes Malang Identifikasi 17 Kasus Influenza H3N2, Semua Pasien Sudah Sembuh

TRIBUN GROUP – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, Jawa Timur, mengonfirmasi telah melakukan pemantauan terhadap sejumlah kasus infeksi saluran pernapasan yang disebabkan oleh virus influenza A subvarian H3N2 atau yang kerap disebut ‘super flu’. Pemantauan dilakukan melalui sistem kewaspadaan dini Influenza Like Illness (ILI).

Kepala Dinkes Kota Malang, Husnul Muarif, menjelaskan bahwa gejala kunci yang menjadi perhatian adalah demam tinggi di atas 38 derajat Celsius disertai dengan keluhan sistemik lainnya. “Jadi semua pasien ISPA dengan gejala batuk, demam, nyeri tenggorokan, badan terasa sakit semua pegal, nyeri kepala, serta suhu badan di atas 38 derajat celcius, akan masuk ke kategori sentinel ILI,” kata Husnul, Senin (12/1).

Pasien yang memenuhi kriteria tersebut kemudian diambil sampelnya untuk dikirim ke Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk Whole Genome Sequencing (WGS) di Jakarta. Hasil investigasi laboratorium mengonfirmasi adanya infeksi influenza A varian H3N2.

Secara kumulatif, tercatat 17 kasus yang teridentifikasi dalam periode September hingga November 2025. Satu kasus ditemukan pada September, satu kasus pada Oktober, dan mayoritas yakni 15 kasus terjadi pada November 2025.

Meski demikian, Husnul menegaskan bahwa tidak ada satupun dari pasien tersebut yang mengalami kondisi berat atau memerlukan perawatan inap. “Tidak ada yang sampai dirawat inap. Semua pasien bisa ditangani dengan rawat jalan dan sekarang sudah sehat,” tegasnya. Ke-17 pasien tersebut dinyatakan telah sembuh.

Meski kluster kasus ini telah terkendali, Dinkes Kota Malang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan peka terhadap gejala infeksi saluran pernapasan, terutama yang disertai demam tinggi dan nyeri badan. Masyarakat dihimbau untuk segera memeriksakan diri jika gejala tidak membaik.

Berita Lain  Dishub DKI Buka Pendaftaran Kartu Layanan Gratis di CFD Bundaran HI

Husnul juga mengingatkan pentingnya kembali menerapkan protokol kesehatan yang efektif selama pandemi COVID-19. “Jika merasa tidak enak badan, upayakan untuk tidak keluar rumah. Jika terpaksa beraktivitas di luar, gunakan alat pelindung seperti masker. Pola pencegahan Covid-19 sangat baik untuk diterapkan kembali,” pungkasnya.

Langkah pemantauan melalui sistem sentinel ILI ini merupakan bagian dari upaya surveilans aktif Dinkes untuk mendeteksi secara dini potensi penularan penyakit infeksi emerging dan re-emerging di masyarakat. (***)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *