TRIBUN GROUP – Ibu Kota Indonesia menyajikan pemandangan yang tidak lazim di hari pertama tahun 2026. Kawasan bisnis utama di sepanjang Jalan M.H. Thamrin hingga Jalan Jenderal Sudirman, yang terkenal dengan kemacetan parahnya, justru tampak lengang dan lancar pada Kamis (1/1/2026). Kondisi ini memberikan pengalaman berkendara yang jarang dirasakan warga Jakarta pada hari kerja.
Berdasarkan pantauan di lokasi, arus lalu lintas hanya didominasi oleh kendaraan pribadi dan sepeda motor. Titik-titik rawan macet seperti Dukuh Atas dan kawasan perkantoran di koridor Sudirman nyaris tanpa antrean. Di Bundaran HI, simpang yang biasanya menjadi episentrum kemacetan dengan kendaraan saling berebut lajur, pengendara dapat bermanuver dengan mudah. Hanya tersisa dua baris kendaraan saat menunggu lampu merah, dan kemacetan kecil hanya terjadi di depan pusat perbelanjaan seperti Thamrin Nine dan Grand Indonesia akibat aktivitas parkir.
“Biasanya di sini (Bundaran HI) macet banget. Tadi saya bisa langsung belok tanpa nunggu lama,” ujar Yogi (27), seorang pengendara motor yang melintas dari Jalan Medan Merdeka Selatan. Meski menikmati kelancaran, Yogi mengingatkan agar pengendara tidak lengah. “Tapi tetap harus hati-hati ya, saudara-saudara, karena kadang tahu jalanan kosong, banyak orang jadi ngebut,” tambahnya.
Harapan dan Antisipasi: Lancar di Luar Momen Libur
Kondisi langka ini memicu harapan sekaligus realisme di kalangan pengguna jalan. Naufal (31), pengendara lainnya, menyampaikan keinginannya agar kelancaran serupa bisa dinikmati di luar momen liburan. “Lebaran sama libur tahun baru itu pasti sepi, nah kaya gini semoga bisa ya dirasain pas jam-jam kantor. Tapi kayaknya susah,” ucap Naufal, menyadari pola mobilitas perkotaan yang padat pada hari kerja biasa.
Meski arus terpantau sangat lancar sepanjang siang, aparat kepolisian tidak lengah. Petugas terlihat berjaga di berbagai persimpangan utama, bersiaga mengantisipasi potensi peningkatan volume kendaraan pada sore hingga malam hari, seiring dengan warga yang mulai kembali dari liburan panjang tahun baru.
Fenomena kelancaran ekstrem di jantung Jakarta ini menjadi penanda sementara dari berkurangnya aktivitas komersial dan perkantoran di hari libur nasional, sekaligus memberikan gambaran kontras yang mencolok tentang dinamika lalu lintas ibukota yang biasanya begitu padat. (***)
